Cagliari Akui Mau Lepas Nicolo Barella menuju Inter Milan

Cagliari Akui Mau Lepas Nicolo Barella menuju Inter Milan

Masa depan pemain tim nasional Italia, Nicolo Barella, mulai menemui titik terang. Timnya, Cagliari, mengaku jika mereka telah memiliki rencana menjual sang bintang menuju Inter Milan kompetisi musim berikutnya.

Kemungkinan itu disampaikan langsung oleh Direktur Olahraga Cagliari, Marcello Carli. Dia menyatakan mereka cuma bakal menjual Nicolo Barella menuju tim raksasa. Dan Inter Milan menjadi yang sangat berpotensi memperoleh skill sang bintang.

Malahan Carli membenarkan jika timnya dan Inter tengah melangsungkan negoisasi. “Ya, negosiasi tengah berjalan saat ini. Ketertarikan mereka pada Nicolo amat nyata dan tak ada manfaatnya untuk kami untuk menampik ini, ” jelasnya pada Sport Italia, Jumat (7/6/2019.

“Barella sama sekali tak mendesak apapun, ia bintang cerdik dan ia amat melekat pada kami. Sekarang kami tetap perlu mendapatkan kesepakatan tentang tarifnya dan kesebelasan lainnya bukanlah menjadi prioritas kami, ” dia melanjutkan.

Kendati begitu, Marcello Carli mengakui hingga sekarang dia tak mau kasih beban pada Nicolo Barella dengan berlebihan. Dia mau pemain berposisi gelandang andalannya ini dapat berkonsentrasi penuh bareng tim nasional Italia.

“Saat ini ia tengah memusatkan perhatian pada tim nasional Italia dan kami tak mau mengganggunya untuk sementara saat. Kami cuma mau menyaksikan bagaimana situasi terbarunya dan ia memang mau memperkuat tim raksasa, ” jelasnya lagi.

Corriere dello Sport mengabarkan jika Cagliari cuma bakal menjual bintang 22 tahun ini tak kurang dari 50 juta €. Adapun Inter Milan dikatakan tak menolak menebus mahar senilai ini.

Eden Hazard Tidak Sesali Hasil Seri Lawan Manchester United

Eden Hazard Tidak Sesali Hasil Seri Lawan Manchester United

Hasil seri pada pertandingan Manchester United kontra Chelsea pada nyatanya tidak membikin Eden Hazard berkecil hati. Dia malahan memuji performa Chelsea yang bisa membawa pulang 1 poin dari Old Trafford.

Pertandingan Manchester United melawan Chelsea yang bergulir pada Minggu (29/4). Hasil ini membikin Chelsea sukses menjaga tempat 4 di klasemen sedangkan Premier League. Sekarang, The Blues telah sukses mengoleksi 68 poin dari 36 laga. Unggul 2 poin dari Arsenal yang ada di tempat 5.

“Kami tiba menuju sini untuk mendapat kemenangan. Namun, aku pikir seri bukan hasil yang terlampau jelek untuk kami. Menurut aku, kami dapat menyarangkan lebih banyak goal jika dapat memaksimalkan semua peluang, ” kata Eden Hazard pada Sky Sports.

“Kami tidak mengawali laga dengan maksimal. Namun, kami sukses memperlihatkan reaksi yang bagus saat tertinggal dan endingnya dapat membuat kedudukan menjadi sama kuat. Seingat aku, mereka (Manchester United) sama sekali tidak mendapat kesempatan pada fase ke 2. Itu memperlihatkan apabila kami berlaga dengan maksimal. ”

Dengan 2 laga tersisa, kesempatan armada Maurizio Sarri untuk berakhir di empat besar makin terbuka lebar. Eden Hazard juga mengakui mau mendapat hasil penuh di 2 laga tersisa dan mengantarkan Chelsea melaju menuju Liga Champions pada musim 2019-20 nanti.

“Saya pikir, Chelsea mesti tampil dalam Liga Champions tiap-tiap musimnya. Kami merupakan salah satu tim paling besar di planet ini. Aku jua telah gatal mau balik lagi tampil dalam Liga Champions. Aku percaya kami bakal bisa mengerjakannya. ”

Mancini Sarankan Balotelli Senantiasa Rileks serta Selalu Usaha

Mancini Sarankan Balotelli Senantiasa Rileks serta Selalu Usaha

Roberto Mancini menyarankan Mario Balotelli guna senantiasa rileks serta selalu usaha untuk memperbesar kansnya balik lagi berjersey tim nasional Italia.

Mario Balotelli tak memperoleh posisi di dalam tim Italia pada 2 pertandingan perdana kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup J. Roberto Mancini lebih memutuskan Fabio Quagliarella yang menyandang status pencetak goal paling banyak sementara Liga Italia kompetisi musim ini.

Argumen Mancini tak memanggil Balotelli lantaran dia menganggap kebugaran fisik striker Olympique Marseille ini tidak dalam situasi paling baik.

Padahal, Balotelli adalah bintang yang sedang punya kegarangan lumayan menjanjikan. Ya, dia bisa mencatatkan lima goal dari delapan laga pada Liga Prancis.

“Mario mesti senantiasa rileks serta mengembangkan kebugaran fisiknya. Tapi, dia telah mendapatkan perkembangan tentang aspek itu, ” tutur Mancini diberitakan Football5star. com melalui Goal. com.

“Ia bintang krusial serta publik figur, jadi wajar orang membicarakannya. Aku ulangi jika dia mesti senantiasa rileks serta berlatih dengan keras. Aspek itu jadi satu-satunya fokus Mario di dalam 1-2 bulan teranyar, ” jelasnya.

Kesebelasan berujulukan Gli Azzurri bisa main keren di dalam 2 laga perdana pada kualifikasi Piala Eropa 2020 Grup J. Ya, usai bisa menghajar Finlandia 2-0, Italia meraih kemenangan besar 6-0 vs Liechtenstein di Stadion Ennio Tardini, Selasa (26/3/2019) waktu setempat.

2 hasil positif itu membikin Gli Azzurri buat sementara menduduki peringkat pucuk klasemen bersama koleksi enam angka. Mereka mengungguli Yunani dengan kemasan empat angka, Bosnia-Herzegovina (4 poin), Finlandia (3 poin), Armenia (0 poin), serta Liechtenstein (0 poin).

Matthaeus Sebut Joachim Low Bantu Liverpool Singkirkan Bayern Munich

Matthaeus Sebut Joachim Low Bantu Liverpool Singkirkan Bayern Munich

Direktur Bayern Munich, Lothar Matthaeus mengarahkan tudingan keras pada Joachim Low. Pria yang kini jadi komentator pada televisi ini menilai sang pelatih tim nasional Jerman berupaya memberi bantuan Liverpool untuk menendang Bayern Munich di kompetisi Liga Champions musim ini.

Hal yang membikin Matthaeus beranggapan begitu adalah putusan Low yang mencoret Jerome Boateng, Mats Hummels, serta Thomas Mueller dari skuat Der Panzer. Walau tidak menentang putusan tersebut, mantan leader Bayern itu menganggap bahwa Low mengumumkannya di saat yang tidak begitu ideal.

“Saya rasa satu minggu sebelum laga Liga Champions kontra Liverpool adalah masa yang tidak tepat, ” ungkap Matthaeus kepada Sky.. “Hal tersebut membikin saya tercengang. ”

“Itu putusan yang amat jelas. Ia tidak sedang mengandalkan bintang-bintang tersebut. Mereka dinilai tidak lagi pas dengan konsep yang diterapkannya. Level performa mereka telah tak sebagaimana empat tahun kemarin. Boateng serta Hummels telah kehilangan kecepatan mereka, tetapi saat ini bukan waktu yang tepat untuk melakukan itu, ” pungkasnya.

Ismed Sofyan Tuntut Pembuktian Dari Tuduhan Pengaturan Skor

Ismed Sofyan Tuntut Pembuktian Dari Tuduhan Pengaturan Skor

Pemain bertahan veteran punya Persija Jakarta, Ismed Sofyan, kenyataannya merasa tersinggung dengan pengakuan kontroversial dari Waka Satgas Antimafia Bola, Krishna Murti. Dia pun meminta Satgas Antimafia Bola dapat segera menyelesaikan kasus match fixing di Indonesia.

Pada Rabu (21/1) yang lalu, Krishna Murti menyatakan jika cuma terdapat 3 tim yang bersih di Indonesia. Yaitu PSM Makassar, Persipura Jayapura serta Persib Bandung. Pengakuan ini tampak seperti menyinggung 15 kesebelasan kontestan Liga satu lain yang dituding terus memberi ‘hadiah’ pada sang pengadil.

“Sekarang, jangan bicara saja. Tolong dibuktikan. Sebab segala sesuatu kan seharusnya pakai bukti. Jadi, orang dapat saja buat pengakuan segala macam namun setidak-tidaknya wajib memiliki bukti buat menunjukkan omongannya, ” tutur Ismed Sofyan saat ditemui football5star. com di Stadion Patriot Candrabhaga.

Menurut Ismed Sofyan, pengakuan kontroversial dari Krishna Murti sama sekali tidak mengganggu mentalitas berlaga dari tim Persija Jakarta. Anggapannya, bintang-bintang tidak harusnya terlibat di dalam masalah itu serta seharusnya masih memusatkan perhatian latihan dan berlaga.

“Kalau saya pikir sih tidak ya. Kita sama sekali tidak memikirkan kesitu. Ini kan sudah kewajibannya Satgas Antimafia Bola yang menuntaskan soal itu. Aku kira, Satgas amat bijaksana di dalam menyikap permasalahan itu. ”

“Mungkin terdapat sejumlah oknum yang coba buat memperkeruh suasana. Namun, saya kira kita sebagai bintang harusnya memusatkan perhatian latihan serta berlaga saja sih, ” tutup Ismed Sofyan.

Demi MU, Alexis Sanchez Selalu Siap Habis-Habisan

Demi MU, Alexis Sanchez Selalu Siap Habis-Habisan

Pemain berposisi gelandang Manchester United, Nemanja Matic, memberikan pujian temannya Alexis Sanchez. Menurut Matic, bintang dari Cile tersebut terus habis-habisan saat memperkuat Setan Merah.

“Alexis Sanchez punya karakter yang kuat. Ia kerja 100 persen di setiap sesi pelatihan serta saya senang untuknya sebab saat Kamu bekerja seperti ini, di dalam pertandingan, Kamu tak dapat berlaga jelek. Jadi, ia mengerjakannya dengan amat bagus,” tutur Matic pada Soccerway.

United unggul 3-1 atas tuan rumah Arsenal di fase 32 besar Piala FA dalam pertandingan yang digelar di Emirates Stadium, hari Sabtu (26/1) dini hari WIB. Di partai itu, Alexis Sanchez menjadi starter serta turut menyumbang 1 goal untuk Setan Merah.

Alexis sempat dihantam cedera saat Ole Gunnar jadi pengganti Jose Mourinho di Old Trafford di bulan Desember silam. Tapi, bintang dari Cile tersebut sekarang telah sembuh serta bersedia memberi yang paling baik buat Setan Merah.

“Alexis kerap membantu team. Ia merupakan orang yang kuat. Saya bahagia untuknya. Ia mesti menyadari jika ia merupakan bintang yang amat vital untuk kami,” tutur Matic

Alexis sendiri telah memperkuat United di dalam 15 laga kampanye musim ini. Dia pun menyumbang 2 goal serta 4 assist.

United sendiri sekarang ada pada peringkat 6 klasemen Liga Inggris. Setan Merah masih terpaut 4 poin dari Chelsea di peringkat 4 yang merupakan batas akhir Liga Champions.

Figo Beri Prediksi Tentang Masa Depan Solari

Legenda Real Madrid, Luis Figo, menyatakan jika pencapaian yang didapat Santiago Solari jadi kunci dari masa depannya bareng Los Blancos. Dia menyatakan jika Solari dapat saja ditunjuk jadi manajer Real Madrid jika terus mendapat pencapaian yang bagus.

Melalui 3 pertandingan yang telah dilalui, Solari bisa mendapat 3 hasil positif. Pada 3 pertandingan itu, El Real sukses menyarangkan 11 goal serta terus mendapat clean sheet.

“Saya tidak paham apa dia bakal dapat mempertahankan pekerjaanya. Jika dia dapat terus meriah pencapaian yang bagus, maka aku percaya dia bakal ditunjuk jadi manajer,” kata Figo dilansir melalui Diario Sport.

“Sepak bola merupakan olah raga yang amat rumit. Tersedia pelatih-pelatih hebat yang mesti disingkirkan sebab tidak mendapat pencapaian yang sesuai. Itu pun terjadi buat pelatih-pelatih tidak begitu hebat yang dapat mendapat kemenangan bareng kesebelasannya,” ungkapnya melanjutkan.

Di dalam kesempatan yang sama, lelaki dari Portugal itu pun menyatakan jika ia punya hubungan yang bagus bersama Florentino Perez. Menjadi salah satu pegawai UEFA, Figo berpikir wajar jika ia punya koneksi yang bagus bersama semua pemilik serta orang nomor 1 di tim di Eropa.

“Selaku pihak yang merepresentasikan UEFA, aku tentu punya koneksi yang bagus bersama semua petinggi tim di Eropa. Termasuk Florentino Perez. Florentino pun adalah orang nomor 1 di Real Madrid saat aku masih memperkuat Real Madrid. Jadi, aku punya koneksi yang sangat bagus dengannya.”

Timnas Spanyol Sudah Biasa Menang meski Tanpa Pemain Barcelona

Fenomena ketiadaan 1 pun bintang Barcelona kenyataannya tak menurunkan kekuatan pasukan tim nasional Spanyol.

Tim nasional Spanyol berhasil mengalahkantim nasional Wales dengan skor 4-1 pada pertandingan persahabatan di Principality Stadium, Cardiff, Jumat (12/10) dini hari WIB.

4 gol kemenangan tim nasional Spanyol dilesakkan Paco Alcacer (8′ dan 29′), Sergio Ramos (19′), serta Marc Bartra saat laga sudah berjalan hingga menit ke-74.

Sedangkan tim nasional Wales yang berlaga tanpa Gareth Bale, menyerobot 1 gol hiburan melewati Sam Vokes 1 menit jelang pertandingan usai.

Menariknya, juru tak-tik Luis Enrique tidak menurunkan 1 orang pun bintang Barcelona di dalam hasil positif La Furia Roja itu.

Walau, sebenarnya Paco Alcacer merupakan bintang Barcelona yang ditransfer sebagai pemain pinjaman ke Borussia Dortmund di kampanye musim ini.

Menurut laman media Spanyol, Sport, kesuksesan Kesebelasan Matador memetik hasil positif tanpa bintang Barcelona di pertandingan itu merupakan kali pertama semenjak 2 musim lebih 103 hari lalu.

Ketika itu, Spanyol yang tengah dilatih Vicente del Bosque, mengakhiri, Korea Selatan dengan skor 6-1 pada 1 Juni 2016 di partai friendly.

Del Bosque tidak menurunkan bintang yang memperkuat Barcelona karena 7 hari pada awalnya mereka menurunkan laga pamungkas Copa del Rey melawan Sevilla.

Tapi, ditelisik lagi, keputusan buat tidak menurunkan 1 orang pun bintang Barcelona sesungguhnya bukanlah hal yang aneh.

Pada Oktober 2015, Spanyol unggul 1-0 melawan Ukraina di dalam kualifikasi Euro 2016 dengan mengistirahatkan beberapa pemain Blaugrana. Mereka ialah Marc Bartra, Gerard Pique, Jordi Alba and Sergio Busquets.

Madrid Kalah Lagi, Ramos: Terlalu Cepat untuk Ganti Pelatih

Pemimpin Real Madrid, Sergio Ramos, tidak mau wacana pemecatan juru tak-tik kesebelasan, Julen Lopetegui, mengingat hasil negatif 0-1 melawan Deportivo Alaves pada Estadio Mendizorrotza di minggu ke 8 La Liga, Sabtu (6/10).

Dilansir BolaSport. com sebelumnya, skor yang memastikan kemenangan tuan rumah dibukukan dengan Manu Garcia di detik pamungkas pertandingan, tepatnya saat laga sudah berjalan hingga menit ke-90+5 menggunakan kemelut di hadapan gawang Thibaut Courtois.

Bersama pencapaian itu, Real Madrid tidak menyarangkan goal di dalam empat pertandingan terbaru pada seluruh turnamen.

Yang paling baru Madrid mecetak goal, merupakan kala unggul 1-0 vs Espanyol di (22/9) melewati Marco Asensio saat laga sudah berjalan hingga menit ke-40. Alhasil, Los Blancos sekarang melewati 410 menit tanpa menyarangkan goal menuju gawang rival.

Meskipun begitu, Ramos menolak membicarakan wacana jika pencapaian itu bakal berujung menuju pemecatan juru tak-tik El Real, Lopetegui.

“Semua orang memiliki anggapan beda-beda. Tersedia kalanya transformasi ini baik, tersedia kalanya tak. Itu terlampau dini guna membahas pergantian juru tak-tik, ” tutur Ramos sehabis pertandingan versus Alaves.

“Keputusan tentang juru tak-tik tersedia pada tangan dewan lainnya serta bukanlah bintang. Pergantian juru tak-tik tak sudah baik. Kini rombongan saya tengah berupaya serta seharusnya masih rileks, ” katanya meneruskan.

Juara Piala Dunia 2018, Sevilla Tidak mau Lepaskan N’Zonzi

Sevilla menandaskan bila mereka enggak bakal melepaskan Steven N’Zonzi di jendela transfer pesepakbola pada musim panas ini. Pesepakbola berkewarganegaraan Prancis tersebut bakal merampungkan sisa perjanjiannya di Sevilla yang masih ada.

N’Zonzi bersatu dengan Sevilla pada kompetisi musim 2015/16 lalu. Pesepakbola yang bermain jadi bintang yang beroperasi sebagai gelandang bertahan tersebut senantiasa dijadikan sebagai tumpuan buat kesebelasan yang berasal dari Andalusia dalam beberapa musim.

Gara-gara kinerja baiknya, N’Zonzi pun sering dijadikan sebagai target sejumlah kesebelasan top Eropa. Namanya sempat dikoneksikan dengan Barcelona. Saat ini, N’Zonzi diyakini masuk didalam data target kesebelasan yang berasal dari Inggris, Arsenal.

Tetapi, petinggi Sevilla menandaskan bila N’Zonzi enggak bakal hijrah menuju ke kesebelasan mana pun pada jendela transfer pesepakbola pada musim panas nanti.

N’Zonzi tetap punya perjanjian kontrak sejauh 2 kompetisi musim dengan Sevilla. Joaqium Caparros, yang merupakan Direktur Olahraga Sevilla, menandaskan enggak bakal melepaskan N’Zonzi serta membuat dirinya menetap sesuai dengan perjanjian kontraknya.

Sampai-sampai, Caparros mengaku kepada livescore bila dirinya senantiasa melakukan kontak secara intensif dengan N’Zonzi sejauh Piala Dunia 2018 bergulir.

“Steven N’Zonzi masih mempunyai 2 tahun perjanjian kontrak dengan rombongan saya. Kami sering saling kirim pesan sejauh Piala Dunia serta aku pun telah menyelamati buatnya atas trofi piala dunia,” kata Caparros.

Wartawan di Inggris menyatakan N’Zonzi masuk didalam data belanja Arsenal. Kehadiran Unai Emery, mantan manajer Sevilla, bertindak sebagai faktor inti kok The Gunners kepingin mendatangkan pesepakbola menginjak umur 29 tahun. Emery sempat memoles N’Zonzi waktu tetap di Sevilla.

Tetapi, Caparros menandaskan bila Arsenal masih enggak memberikan tawaran pada Sevilla untuk N’Zonzi.

“Team saya enggak mendapatkan tawaran apapun untuk N’Zonzi serta aku dapat tuturkan kepada seluruh kesebelasan yang terpikat dengan N’Zonzi, maka begitu juga dengan [Clement] Lenglet, dirinya mempunyai klausa pelepasan 35 juta €,” tandas Caparros.