5 Punggawa yang Dapat Membuat Kejutan di Piala Dunia 2018

Piala Dunia 2018 adalah salahsatu Piala Dunia lumayan menarik atensi. Kompetisi yang digelar di Rusia tersebut menyajikan sejumlah kejutan. Jawara bertahan Jerman tak melaju dari fase penyisihan grup dan finis menjadi juru kunci sehabis tumbang dari Korea Sebelah selatan di partai terakhirnya mereka. Jawara Piala Dunia 2010 Spanyol jua musti balik sehabis disingkirkan host Rusia yang main lumayan cemerlang selama ini. Di samping team yang berlaga sensasional, terdapat juga sejumlah talenta yang tak begitu terkenal dapat menyita atensi di Piala Dunia ini dengan performa hebatnya di Rusia. Di bawah ini merupakan 5 pesepakbola yang lumayan mengejutkan dengan performa mereka di Piala Dunia 2018 sebagaimana menurut livescore Liga Inggris.

Juan Fernando Quintero – Pemain gelandang depan Kolombia, Juan Fernando Quintero tak menyia-nyiakan peluang yang diperoleh di Piala Dunia. Dikasih pekerjaan bermain di belakang Radamel Falcao di dalam bentrok pertama-tama mereka vs Jepang sebab James Rodariiguez cedera, Quintero menciptakan kesan pertama kali yang dahsyat. Dapat kita liat di livescore Liga Prancis, Ia membikin skor ketika vs Jepang, menyamakan skor, dan jadi pemain Kolombia pertama-tama yang mencatatkan skor di dalam 2 Piala Dunia. Kayak teman senegaranya Rodariiguez di Piala Dunia 2014, Quintero bukanlah nama yang ngetop. Superstar Porto yang ditransfer dengan status pinjaman menuju River Plate di kompetisi musim kemarin tersebut balik lagi tajam di pertandingan ke-2 Kolombia vs Polandia dengan membuat 1 operan bagi Falcao. Di laga ke-3 vs Senegal, ia pun menciptakan asssit, kali ini untuk Yerry Mina yang membikin satu-satunya skor di dalam pertandingan ini. Masih dari website livescore Liga Spanyol yang sama, Quintero dikatakan tak begitu membuat dampak di dalam laga fase 16 besar ketika tumbang vs Inggris, tapi ia menciptakan kesan yang dahsyat dengan dribbling, operan, dan kedewasaannya, dan kemungkinannya bakal gabung tim raksasa di bursa transfer tahun ini.

Denis Cheryshev – Menjelang kompetisi dimulai, tuan rumah penyelenggara, Rusia tak diperhitungkan buat melaju dari fase penyisihan grup, tapi mereka dapat mengejutkan tidak sedikit orang dengan 2 performa mempesona di dalam 3 pertandingan grup. Salahsatu pemain inti di Rusia merupakan bekas talenta Real Madrid, Denis Cheryshev. Ia telah membikin hat-trick di kompetisi, tergolong brace di dalam bentrok pembuka vs Arab Saudi. Pesepakbola sayap Rusia tersebut datang menggantikan Alan Dzagoev di pertandingan pertama-tama dan main mempesona. Ia membikin skor ke-2 Rusia di dalam partai vs Mesir dan menjadi, man of the match. Di dalam pertandingan fase 16 besar vs Spanyol seperti ulasan dari Liga Jerman, pesepakbola Villarreal tersebut masuk di perpanjangan waktu dan malah membikin skor dari penalti.

Diego Laxalt – Diego Laxalt baru menciptakan 9 performa bagi Uruguay namun 2 performa terakhir di Piala Dunia lumayan mempesona. Pemain gelandang Genoa tersebut menghadapi persaingan ketat di timnas, namun rasa-rasanya ia mendapatkan performa cemerlangnya di Piala Dunia. Di dalam laga penyisihan grup vs Rusia, Laxalt diturunkan menjadi pemain belakang sayap dan lumayan mempesona dengan tidak kenal capek berlari di bagian kiri. Ia malah sedikit mempesona di pertandingan fase 16 besar, vs Portugal. Ketika itu ia berlaga menjadi pemain belakang kiri dan sukses membungkam ancaman dari Bernardo Silva, Ricardo Quaresma dan yang lain. Sebagai catatan, ia lagi dihubungkan dengan transfernya ke Premier League dan Newcastle United.

Takashi Inui – Jepang melakoni kompetisi Piala Dunia 2018 yang pahit. Mereka melaju dari Grup H oleh rule “fair play” untuk pertama kali di Piala Dunia, tapi akhirnya disingkirkan oleh Belgia di fase 16 besar sehabis memimpin 2-0. Salahsatu talenta bagi livescore online yang main mempesona buat Jepang merupakan striker Takashi Inui, yang menandakan keseruan Jepang dan kelakuan pas tumbang. Inui mencatatkan brace di Piala Dunia – 1 di fase penyisihan grup dan 1 ketika tumbang dari Belgia dan adalah pemain inti bagi Jepang. Pesepakbola sayap Real Betis tersebut terus-menerus melontarkan ancaman di dalam laga pembuka vs Kolombia dan membikin skor keren ketika vs Senegal dan Belgia.

Luka Modric – Luka Modric adalah punggawa yang telah amat ngetop dan ia memperkuat Real Madrid. Modric mendapat sanjungan sepanjang beberapa tahun dan adalah salahsatu pahlawan tanpa tanda jasa di Real Madrid. Tapi untuk negerinya, Kroasia, Modric merupakan superstar mereka. Ia membikin Kroasia tangguh, dan jadi punggawa vital Kroasia di kompetisi ini. Ramai ulasan di livescore┬átentang sang Kapten Kroasia tersebut memainkan fungsi besar ketika menghancurkan Nigeria di laga pembuka dengan membikin skor dari spot penalti. Lawan Argentina, team yang di atas kertas mempunyai pemain sedikit sempurna dan Lionel Messi, Modric berlaga istimewa dengan Ivan Rakitic dan menampilkan jika ia tak harus dihiasi oleh punggawa kayak Ronaldo dan Gareth Bale buat menghantarkan kesebelasannya menang. Walaupun pernah tak berhasil mengeksekusi penalti di dalam laga fase 16 besar vs Denmark, pemain gelandang Kroasia tersebut jadi algojo di dalam adu penalti dan membikin skor buat menolong kesebelasannya menuju perempat-final. Modric selalu mempunyai mutu dan dapat jadi pembeda buat kesebelasannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published.