Ismed Sofyan Tuntut Pembuktian Dari Tuduhan Pengaturan Skor

Pemain bertahan veteran punya Persija Jakarta, Ismed Sofyan, kenyataannya merasa tersinggung dengan pengakuan kontroversial dari Waka Satgas Antimafia Bola, Krishna Murti. Dia pun meminta Satgas Antimafia Bola dapat segera menyelesaikan kasus match fixing di Indonesia.

Pada Rabu (21/1) yang lalu, Krishna Murti menyatakan jika cuma terdapat 3 tim yang bersih di Indonesia. Yaitu PSM Makassar, Persipura Jayapura serta Persib Bandung. Pengakuan ini tampak seperti menyinggung 15 kesebelasan kontestan Liga satu lain yang dituding terus memberi ‘hadiah’ pada sang pengadil.

“Sekarang, jangan bicara saja. Tolong dibuktikan. Sebab segala sesuatu kan seharusnya pakai bukti. Jadi, orang dapat saja buat pengakuan segala macam namun setidak-tidaknya wajib memiliki bukti buat menunjukkan omongannya, ” tutur Ismed Sofyan saat ditemui football5star. com di Stadion Patriot Candrabhaga.

Menurut Ismed Sofyan, pengakuan kontroversial dari Krishna Murti sama sekali tidak mengganggu mentalitas berlaga dari tim Persija Jakarta. Anggapannya, bintang-bintang tidak harusnya terlibat di dalam masalah itu serta seharusnya masih memusatkan perhatian latihan dan berlaga.

“Kalau saya pikir sih tidak ya. Kita sama sekali tidak memikirkan kesitu. Ini kan sudah kewajibannya Satgas Antimafia Bola yang menuntaskan soal itu. Aku kira, Satgas amat bijaksana di dalam menyikap permasalahan itu. ”

“Mungkin terdapat sejumlah oknum yang coba buat memperkeruh suasana. Namun, saya kira kita sebagai bintang harusnya memusatkan perhatian latihan serta berlaga saja sih, ” tutup Ismed Sofyan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.